Search Blog
Hit enter to search or ESC to close
Trending Now
Menjaga Ruang Kita: Skate Shop Day dan Peran Skateshop dalam Industri Skateboard Indonesia
- Get link
- X
- Other Apps
Kenapa Daya Beli Skateboard di Indonesia Lagi Turun?
- Get link
- X
- Other Apps
Fotografi skateboard di antara digital, analog, dan kesediaan untuk hadir.
- Get link
- X
- Other Apps
JAKARTA, Connection Surface — Eksistensi sub-kultur urban, seni jalanan, dan musik di tanah air kembali mendapatkan pasokan energi segar. Mengambil momentum gelaran akbar Urban Sneaker Society (USS) 2026 yang akan berlangsung pada akhir pekan ini, 6–8 November 2026 bertempat di JICC Senayan, Von Dutch Indonesia secara resmi memperkenalkan platform terbaru mereka bertajuk Heatwave Frequency.
Inisiatif ini bukan sekadar aktivasi merek konvensional untuk mengejar angka penjualan. Dikembangkan sebagai bagian integral dari gerakan Heatwave yang telah konsisten bergulir sejak tahun 2025, platform Heatwave Frequency dirancang khusus sebagai ruang hibrida alternatif yang mempertemukan para builder, seniman kustom, hingga pelaku musik independen dari berbagai skena lokal di Indonesia.
Format Eksplorasi Lintas Genre
Dalam siaran pers resminya, pihak Von Dutch Indonesia menegaskan bahwa platform musik ini dibuka lebar untuk menampung berbagai macam genre dan format musikal—mulai dari kolektif DJ, music selector, hingga pertunjukan live band.
Namun untuk edisi perdana di bawah atap panggung USS 2026 besok, Heatwave Frequency sengaja menyoroti format DJ dan music selector sebagai ujung tombak untuk berinteraksi langsung dengan audiens urban lintas generasi. Sepanjang tiga hari perhelatan di JICC Senayan, area panggung mereka dipastikan bergemuruh lewat kurasi deretan selektor lokal yang tangguh, antara lain menampilkan Ratpack, Sibarani, Muztang, Randhyyanas, Zavia, Kenny Gabriel, Jidho, hingga kolektif Trip do Brasil.
Bagi Connection Surface, langkah Von Dutch ini merupakan representasi menarik mengenai bagaimana sebuah entitas fashion global mampu membaca denyut nadi kultur jalanan secara organik. Alih-alih terjebak pada komoditas kain, kaos, dan produk ritel semata, platform semacam ini berhasil memberikan fungsi ruang alternatif yang memberikan pengalaman membawa pulang energi budaya secara utuh bagi komunitasnya.
You May Also Like
MAIN PAGE a video by VAST Attitude
- Get link
- X
- Other Apps
BEAZT Present "SAMBATAN" Sulistumo Part a Video by Bramantyabayu
- Get link
- X
- Other Apps
HN85 a video by Mazini Hafizhuddin
- Get link
- X
- Other Apps
METAMORPHOSIS a skateboard video part by Teklanica
- Get link
- X
- Other Apps




Comments
Post a Comment