Connection Surface
publisher
Search Blog
Hit enter to search or ESC to close
Trending Now
Connection Surface
Author
Jalan Panjang: A skateboard travelogue documentary series - CHAPTER 1 (INTRODUCTION)
- Get link
- X
- Other Apps
Connection Surface
Author
CLICKBITE: Sebuah Perayaan Energi dari 22 skateboarders video by Ikram Irhamna
- Get link
- X
- Other Apps
Connection Surface
Author
MASS SINGAPORE 2024 FULL EVENT RECAP
- Get link
- X
- Other Apps
Showing posts with the label Feed the needs
Posts
Connection Surface
Author
LOST IMOGIROS - Pergerakan sadar kebersihan lingkungan dari selatan Jogjakarta
Untuk merayakan hari khusus yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini Feed The Needs melakukan perjalanan singkat untuk bertemu dengan Pasanma, seorang pria yang berdomisili di Jogjakarta ini melalui Lost Imogiros yang ia kelola, Pasanma atau yang akrab di panggil Tembong seringkali membawa pelancong dari luar Jogjakarta untuk menikmati keindahan alam di Imogiri. Lost imogiros sendiri diambil dari kata Imogiri yaitu sebuah daerah di wilayah bagian selatan Jogjakarta Sebuah daerah yang eksotis untuk dikunjungi, melihat sejarahnya Imogiri terkenal sebagai lokasi pemakaman raja-raja Mataram Baru yang dibangun oleh Sultan Agung , selain itu wilayah ini juga sudah cukup lama dikenal karena keindahan alamnya. Photo: Ismawadi Utomo Belakangan Imogiri kembali populer berkat social media, keindahan alamnya yang mencakup sungai, tebing - tebing tinggi dan bukit disekitarnya yang memanjakan mata kembali terek...
- Get link
- X
- Other Apps
Connection Surface
Author
Dari Yogyakarta Menuju Jakarta: Catatan Pesepeda Antarkota-Antarprovinsi
Sore itu, di tengah candaan bapak-bapak muda yang baru saja membeli onderdil sepeda kesayangannya secara sembunyi-sembunyi karena takut dimarahi oleh sang istri, saya menemui Adul. Dia merupakan pesepeda yang beberapa bulan lalu menempuh jarak sekitar 549 kilometer dari Yogyakarta menuju Jakarta. Selama lima hari, Adul bersama kawannya yang bernama Agung (sayang sekali sore itu saya tidak bertemu dengannya) menelusuri jalur sepanjang Pantai Selatan. Adul sendiri adalah seorang mahasiswa Seni Kriya di Universitas Negeri Yogyakarta. Saya sempat mengira kegemarannya bersepeda disebabkan oleh tren gowes yang menguat selama pandemi ini. Ternyata saya keliru. Dia sudah bergelut dengan hobinya itu semenjak tahun 2009–2010. Jauh sebelum istilah klise para pejabat “berkerumun tidak apa-apa asal jaga protokol kesehatan” terkenal. Saat di Yogyakarta sedang populer sepeda Fixed-gear, Adul sudah menjadi bagian dari rombongan itu. Hobinya bersepeda memang sempat suru...