Pameran Tunggal Perdana Herzven
Ada karya yang lahir dari perencanaan panjang, ada pula yang lahir karena keadaan memaksa seseorang untuk bertahan. Piñata, pameran seni mix art tunggal pertama Herzven, berada di titik yang kedua—namun tidak berhenti sebagai catatan kehilangan. Ia menjelma menjadi ruang untuk berdamai, membaca ulang hidup, dan memaknai ulang sisa-sisa yang pernah dianggap selesai.
Beberapa waktu ke belakang, Herzven melewati fase hidup yang tidak mudah. Rangkaian pengalaman yang sebagian besar tidak menyenangkan, hingga akhirnya mencapai titik paling berat ketika rumah yang ia tinggali terbakar. Sebuah peristiwa yang tidak hanya merenggut ruang fisik, tetapi juga memaksa seseorang menghadapi kehilangan dalam bentuk yang paling nyata.
Alih-alih menutup diri atau menjauh dari puing-puing tersebut, Herzven memilih jalan yang berbeda. Ia kembali ke reruntuhan, mengamati sisa-sisa yang tertinggal, dan memutuskan untuk tidak membuangnya. Pintu, jendela, arang, serta material lain yang hangus terbakar tidak diperlakukan sebagai limbah, melainkan sebagai saksi—dan kemudian sebagai medium.
Dalam Piñata, material-material tersebut hadir apa adanya. Pintu dan jendela bekas kebakaran disusun menjadi instalasi, membawa jejak panas, asap, dan waktu. Arang sisa kebakaran digunakan sebagai alat menggambar, dipadukan dengan spray can dan medium lain yang biasa ia gunakan. Ada tekstur kasar, noda, dan ketidaksempurnaan yang tidak ditutupi. Justru di sanalah narasi pameran ini berdiri.
Private opening yang berlangsung pada 10 Januari 2026 menjadi momen yang emosional, namun tidak hiruk. Di ruang pamer, rasa sedih dan lega hadir bersamaan. Tidak ada upaya untuk meromantisasi tragedi, tidak pula untuk menjadikannya tontonan. Yang terasa justru kejujuran—bahwa kehilangan itu nyata, dan proses untuk bangkit pun tidak selalu rapi.
Piñata tidak menawarkan jawaban pasti. Ia tidak mencoba mengajari bagaimana seharusnya seseorang pulih. Pameran ini lebih menyerupai catatan terbuka tentang bertahan: tentang bagaimana sesuatu yang hancur tidak selalu harus dihapus, dan bagaimana sisa-sisa bisa diberi peran baru tanpa kehilangan sejarahnya.
Sebagai pameran tunggal perdana, Piñata menjadi penanda penting dalam perjalanan artistik Herzven. Bukan karena skala atau kemegahannya, tetapi karena keberaniannya untuk membuka pengalaman personal ke ruang publik—dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab terhadap cerita yang dibawanya.
Pameran Piñata dibuka untuk umum mulai 11 Januari hingga 8 Februari 2026. Sebuah ruang untuk melihat, merasakan, dan mungkin menemukan bahwa dari reruntuhan, selalu ada kemungkinan untuk membangun makna baru.




Comments
Post a Comment